Harga Minyak Menguat Tipis Jelang Perundingan AS–Iran, Pasar Waspadai Risiko Eskalasi Harga minyak dunia mencatat kenaikan tipis menjelang putaran terbaru perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis di Jenewa. Pelaku pasar menimbang peluang tercapainya kesepakatan diplomatik, namun tetap berhati-hati karena pengerahan besar-besaran aset militer AS di Timur Tengah menjaga risiko eskalasi tetap tinggi. Ketidakpastian geopolitik ini membuat volatilitas harga minyak tetap sensitif terhadap setiap perkembangan headline terkait Iran. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$66 per barel setelah ditutup melemah sekitar 1% pada sesi sebelumnya. Sementara itu, Brent Crude bertahan di bawah US$71 per barel. Pergerakan ini mencerminkan fase konsolidasi pasar energi global, di mana investor memilih menunggu kepastian arah diplomasi sebelum mengambil posisi besar. Ketegangan geopolitik kembali menjadi fokus utama setelah...
Harga Emas Bertahan di Kisaran $5.050 Jelang Rilis Nonfarm Payrolls AS Harga emas rebound pada sesi perdagangan Asia hari Rabu dan bertahan di sekitar area $5.050 per ounce, didukung oleh pelemahan dolar AS yang dipicu ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve. Pergerakan ini membantu emas memulihkan sebagian penurunan tipis pada sesi sebelumnya, meskipun potensi kenaikan lanjutan masih terbatas karena pelaku pasar memilih menunggu rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat, khususnya Nonfarm Payrolls (NFP). Salah satu katalis utama penguatan emas berasal dari data konsumsi AS yang mengecewakan. Penjualan ritel Amerika Serikat pada bulan Desember tercatat stagnan di 0,0%, lebih rendah dari ekspektasi pasar, setelah sebelumnya mengalami kenaikan pada bulan sebelumnya. Data ini memperkuat indikasi bahwa momentum belanja konsumen—sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi AS—mulai mendingin. Perlambatan tersebut membuka ruang bagi pasar untuk kembali meningkatkan probabilitas ...