Dolar AS Gagal Menguat Meski Notulen The Fed Bernada Hawkish, Investor Cermati Prospek Ekonomi Global Indeks Dolar Amerika Serikat (US Dollar Index/DXY) bergerak stabil di kisaran level 101,00 pada perdagangan Rabu, setelah pelaku pasar mencermati risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung pada 16–17 Juni. Meskipun notulen tersebut memperlihatkan sikap Federal Reserve yang masih cenderung hawkish, penguatan dolar AS tetap terbatas karena investor mulai mengalihkan perhatian pada prospek perlambatan ekonomi dan melemahnya pasar tenaga kerja Amerika Serikat. Risalah rapat tersebut merupakan hasil pertemuan kebijakan moneter pertama di bawah kepemimpinan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh. Dalam dokumen tersebut, para pejabat bank sentral sepakat mempertahankan suku bunga acuan, namun tetap menilai bahwa risiko inflasi masih berada pada level yang tinggi dan memerlukan kewaspadaan. Federal Reserve juga menyoroti sejumlah faktor yang berpotensi memicu ...
Harga Minyak Stabil, Pasar Pantau Perdamaian AS-Iran dan Pemulihan Pasokan Selat Hormuz Harga minyak dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat (3 Juli), meskipun mencatat kenaikan tipis di tengah meningkatnya optimisme pasar terhadap upaya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Pelaku pasar menilai keberhasilan diplomasi kedua negara berpotensi menjaga kelancaran pasokan energi global, terutama melalui Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling strategis di dunia. Minyak mentah Brent ditutup naik 25 sen atau sekitar 0,35% ke level US$72,05 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) hanya menguat 1 sen menjadi US$68,70 per barel. Pergerakan yang terbatas ini juga dipengaruhi oleh aktivitas perdagangan yang lebih sepi karena pasar Amerika Serikat ditutup lebih awal menjelang libur Hari Kemerdekaan. Pada sesi perdagangan sebelumnya, baik Brent maupun WTI sempat menyentuh level terendah sejak sebelum pecahnya konfl...