Dolar AS Menguat Setelah The Fed Pertahankan Suku Bunga, Sikap Hawkish Perkuat Prospek Greenback Dolar Amerika Serikat menguat pada perdagangan Rabu, 17 Juni, setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya dalam pertemuan kebijakan pertama yang dipimpin oleh Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar, namun nada kebijakan yang tetap fokus pada pengendalian inflasi memberikan dukungan tambahan bagi mata uang AS dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama. Penguatan dolar tercermin pada kenaikan indeks dolar AS (US Dollar Index/DXY), yang mengukur kinerja mata uang tersebut terhadap sekeranjang mata uang utama dunia termasuk euro dan yen Jepang. Indeks dolar naik sekitar 0,5% ke level 100,04, menandai meningkatnya minat investor terhadap aset berbasis dolar setelah bank sentral tidak memberikan sinyal yang jelas mengenai pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat. K...
Wall Street Menguat, Harapan Perdamaian AS-Iran dan IPO SpaceX Dorong Optimisme Investor Pasar saham Amerika Serikat menutup perdagangan Jumat, 12 Juni, di zona hijau setelah sentimen investor membaik berkat meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran serta debut spektakuler SpaceX di bursa Nasdaq. Kombinasi faktor geopolitik yang lebih kondusif dan antusiasme terhadap salah satu penawaran saham perdana terbesar dalam sejarah berhasil menghidupkan kembali minat investor terhadap aset berisiko setelah beberapa pekan pasar dibayangi ketidakpastian global. Berdasarkan data penutupan awal, indeks S&P 500 menguat 0,51% ke level 7.431,83. Sementara itu, indeks Nasdaq Composite naik 0,30% ke level 25.887,43 dan Dow Jones Industrial Average melonjak 0,71% ke posisi 51.208,20. Kenaikan ketiga indeks utama tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek pasar saham di tengah meredanya sebagian kekhawatiran terkait konflik Timur ...