Harga Minyak Stabil, Pasar Pantau Perdamaian AS-Iran dan Pemulihan Pasokan Selat Hormuz Harga minyak dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat (3 Juli), meskipun mencatat kenaikan tipis di tengah meningkatnya optimisme pasar terhadap upaya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Pelaku pasar menilai keberhasilan diplomasi kedua negara berpotensi menjaga kelancaran pasokan energi global, terutama melalui Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling strategis di dunia. Minyak mentah Brent ditutup naik 25 sen atau sekitar 0,35% ke level US$72,05 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) hanya menguat 1 sen menjadi US$68,70 per barel. Pergerakan yang terbatas ini juga dipengaruhi oleh aktivitas perdagangan yang lebih sepi karena pasar Amerika Serikat ditutup lebih awal menjelang libur Hari Kemerdekaan. Pada sesi perdagangan sebelumnya, baik Brent maupun WTI sempat menyentuh level terendah sejak sebelum pecahnya konfl...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah Sejak Maret, Harapan Perdamaian AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan Harga minyak dunia kembali mengalami tekanan tajam pada perdagangan Rabu (2 Juli) setelah optimisme terhadap perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran mengurangi kekhawatiran pasar mengenai potensi gangguan pasokan energi dari Timur Tengah. Sentimen positif dari perundingan kedua negara membuat premi risiko geopolitik di pasar minyak menyusut, sehingga mendorong aksi jual pada kontrak minyak mentah. Penurunan harga ini sekaligus membawa minyak Brent dan West Texas Intermediate (WTI) ke level penutupan terendah dalam empat bulan terakhir. Selain perkembangan geopolitik, pasar juga mulai mempertimbangkan kemungkinan bertambahnya pasokan dari negara-negara produsen minyak OPEC+, yang diperkirakan akan kembali meningkatkan target produksi pada pertemuan mendatang. Brent dan WTI Ditutup di Level Terendah dalam Empat Bulan Minyak mentah Brent turun sebesar US$1,...