Wall Street Bergerak Campuran Menjelang Rilis CPI AS, Investor Pantau Harga Energi dan Suku Bunga The Fed Pasar saham Amerika Serikat bergerak bervariasi pada perdagangan Selasa, 11 Agustus 2026, ketika investor mencermati perkembangan harga energi dan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini. Pergerakan indeks utama Wall Street relatif terbatas karena pelaku pasar memilih berhati-hati menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat yang diperkirakan menjadi katalis utama bagi pasar. Indeks S&P 500 , Dow Jones, dan Nasdaq 100 bergerak dalam kisaran sempit. S&P 500 bahkan sempat menguji area rekor sebelum momentum penguatan kembali terbatas. Pada pembukaan perdagangan, Dow Jones Industrial Average turun 14,4 poin atau 0,03% menjadi 53.961,6. Sementara itu, S&P 500 naik 14,4 poin atau 0,19% ke 7.767,51 dan Nasdaq Composite menguat 66,8 poin atau 0,25% ke 26.672,17. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa investor belum mengambil posisi agresif karena masih men...
Dolar AS Tertekan, Data CPI Jadi Penentu Arah Kebijakan The Fed dan Harga Emas Indeks Dolar AS (DXY) masih berada di bawah tekanan pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, setelah mengalami penurunan tajam pada sesi sebelumnya. DXY bergerak di sekitar level 99,6 seiring pasar mencerna data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang jauh lebih lemah dari perkiraan. Melemahnya pasar tenaga kerja AS kembali mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat. Investor kini mengalihkan perhatian ke data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis pekan ini karena indikator tersebut berpotensi menjadi faktor utama dalam menentukan arah kebijakan moneter dan pergerakan dolar AS selanjutnya. Data Tenaga Kerja AS Tekan Dolar Tekanan terhadap dolar AS semakin kuat setelah data Nonfarm Payrolls (NFP) Juli menunjukkan penurunan tidak terduga sebesar 23.000 pekerjaan. Perkembangan tersebut menjadi sinyal penting bahwa momentum pasar tenaga kerja Amerika ...