Wall Street Melemah, Saham Chip dan AI Tertekan di Tengah Kekhawatiran Valuasi dan Risiko Geopolitik Bursa saham Amerika Serikat ditutup di zona merah pada perdagangan Kamis (16/7) setelah tekanan besar di sektor semikonduktor dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik mengalahkan sentimen positif dari musim laporan keuangan emiten. Investor mulai melakukan aksi ambil untung pada saham-saham teknologi berkapitalisasi besar, terutama perusahaan yang selama ini menjadi motor penguatan pasar berkat tren kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Penurunan indeks utama mencerminkan perubahan sikap investor yang kini lebih selektif dalam menempatkan dana di saham-saham teknologi dengan valuasi tinggi. Kekhawatiran bahwa ekspektasi pertumbuhan sektor AI sudah terlalu optimistis membuat tekanan jual kembali mendominasi perdagangan. Indeks Utama Wall Street Ditutup Melemah Pada penutupan perdagangan, S&P 500 turun 0,5% , sementara Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi...
Kuwait Kembali Diserang Iran, Ketegangan Teluk Memanas dan Ancam Pasokan Energi Global Ketegangan geopolitik di kawasan Teluk kembali meningkat setelah Kuwait kembali menjadi sasaran serangan Iran. Insiden terbaru ini terjadi di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang semakin memanas, terutama setelah Washington memberlakukan kembali blokade terhadap pelabuhan dan wilayah pesisir Iran. Serangan tersebut memperkuat kekhawatiran pasar bahwa konflik dapat meluas dan mengganggu stabilitas kawasan yang menjadi pusat produksi energi dunia. Kementerian Pertahanan Kuwait melaporkan bahwa serangan terbaru melibatkan lima rudal jelajah (cruise missile), satu rudal balistik, serta 33 pesawat nirawak atau drone. Skala serangan ini menjadi yang terbesar sejak serangan terhadap Bandara Internasional Kuwait pada bulan lalu yang menewaskan satu orang dan melukai lebih dari 60 korban. Intensitas serangan yang terus meningkat menunjukkan bahwa Kuwait kini berada di garis depan...