Harga Emas Melonjak Lebih dari 1,5%, XAU/USD Dekati Level US$4.150 di Tengah Pelemahan Dolar AS Harga emas dunia mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu (23 Juli), didorong oleh meningkatnya aksi beli setelah berhasil menembus level teknikal penting. Penguatan ini membawa logam mulia ke posisi tertinggi dalam dua pekan terakhir, sekaligus memperkuat optimisme bahwa tren kenaikan masih berpotensi berlanjut di tengah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan ketidakpastian geopolitik global. Emas spot (XAU/USD) naik lebih dari 1,5% dan diperdagangkan di kisaran US$4.146 per troy ounce , setelah sebelumnya sempat menyentuh level harian terendah di sekitar US$4.076 per troy ounce . Rebound yang kuat tersebut menunjukkan bahwa minat beli kembali meningkat setiap kali harga mengalami koreksi, mencerminkan masih solidnya permintaan terhadap aset safe haven. Kenaikan harga emas semakin kuat setelah berhasil menembus area resistance utama yang sebelumnya menjadi penghalang pergerakan...
Wall Street Pangkas Kenaikan, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Imbal Hasil Obligasi Tekan Sentimen Pasar Bursa saham Amerika Serikat menutup perdagangan dengan pergerakan yang beragam pada Senin (20/7), setelah reli di awal sesi kehilangan momentum akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memicu aksi hati-hati investor, meskipun penguatan saham-saham produsen semikonduktor berhasil menopang indeks teknologi. Indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 masih mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan tipis, sementara Dow Jones Industrial Average terkoreksi lebih dari 200 poin . Pergeseran sentimen tersebut mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap dampak konflik yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi global dan memicu kenaikan harga energi dalam jangka panjang. Sentimen negatif semakin menguat setelah Amerika Serikat dan Iran kembali melancarkan serangan militer. Di saat yang sama, kelompok Houthi yang didukun...