Harga Emas di Persimpangan, NFP AS Menjadi Katalis Utama Pergerakan Gold Harga emas mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami koreksi tajam sepanjang September. Data PCE Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan memberikan ruang bagi logam mulia untuk melakukan rebound karena tekanan inflasi yang lebih lunak dapat mengurangi kebutuhan Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan moneter yang sangat ketat. Spot gold sempat bergerak di sekitar US$4.187 per ons pada perdagangan Kamis , menunjukkan adanya upaya pembentukan momentum pemulihan setelah harga sebelumnya mengalami tekanan besar. Namun, penguatan tersebut masih menghadapi sejumlah hambatan fundamental sehingga belum dapat dianggap sebagai konfirmasi perubahan tren secara penuh. Perhatian pasar kini beralih kepada laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat , yang berpotensi menjadi katalis utama berikutnya bagi harga emas. Data ketenagakerjaan akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kekuatan ek...
Harga Emas Stabil di Kisaran US$4.180, Pasar Menanti Sinyal The Fed dan Data Inflasi AS Harga emas bergerak relatif stabil setelah mencatat penguatan 1,6% pada sesi sebelumnya. Harga emas dunia berada di kisaran US$4.180 per troy ounce ketika investor mulai mengalihkan perhatian pada prospek kebijakan moneter Amerika Serikat dan sejumlah data ekonomi penting yang akan dirilis dalam waktu dekat. Pergerakan emas masih berlangsung dalam lingkungan pasar yang kompleks. Di satu sisi, penurunan harga minyak mulai meredakan kekhawatiran mengenai tekanan inflasi yang berasal dari sektor energi. Namun, di sisi lain, kenaikan yield Treasury AS dan pernyataan hawkish dari sejumlah pejabat Federal Reserve masih menjadi faktor yang membatasi ruang penguatan logam mulia. Harga Minyak Mulai Mereda, Tekanan Inflasi Energi Berkurang Penurunan harga minyak memberikan sedikit dukungan terhadap prospek inflasi global. Kondisi tersebut terjadi setelah pasokan energi dari Timur Tengah mulai menunjukk...