Bitcoin Kembali Bangkit, Pasar Pantau Resistance US$90 Ribu Pasar aset kripto kembali menguat pada perdagangan Senin (21/9), dengan Bitcoin (BTC) menjadi salah satu aset digital yang paling diperhatikan investor. Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$86.000 dan mempertahankan momentum penguatan sejak pertengahan September, sementara pasar mulai memantau area US$88.000 hingga US$90.000 sebagai zona resistance penting. Pemulihan Bitcoin berlangsung di tengah kondisi kebijakan moneter Amerika Serikat yang masih ketat. Federal Reserve (The Fed) sebelumnya menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sebagai bagian dari upaya menjaga inflasi tetap bergerak menuju target 2%. Kenaikan suku bunga biasanya memberikan tantangan bagi aset berisiko seperti kripto karena meningkatkan daya tarik instrumen yang menawarkan imbal hasil. Namun, respons Bitcoin menunjukkan bahwa sebagian tekanan dari kebijakan tersebut telah diperhitungkan oleh pasar. Investor mulai mengalihkan perhatian kepada prospek i...
Harga Minyak Turun Tiga Hari Beruntun, Konflik Iran Masih Bayangi Pasar Energi Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat (18/9), memperpanjang penurunan untuk sesi ketiga berturut-turut. Brent berada di sekitar US$103,84 per barel , sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$101,07 per barel . Penurunan tersebut mencerminkan mulai meredanya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dari Timur Tengah, sementara investor semakin mencermati perkembangan diplomasi terkait konflik Iran. Tekanan terhadap harga minyak menguat setelah Brent dan WTI terkoreksi lebih dari 3% dalam dua sesi sebelumnya. Pasar mulai melihat kemungkinan bahwa sebagian infrastruktur energi yang terdampak serangan dapat kembali beroperasi lebih cepat dari perkiraan. Prospek pemulihan pasokan tersebut mengurangi sebagian premi risiko geopolitik yang sebelumnya mendorong harga minyak naik tajam. Pemulihan Pipa Saudi Tekan Harga Minyak Salah satu faktor utama ya...