Dolar AS Kehilangan Momentum, Meredanya Ketegangan Timur Tengah Redakan Permintaan Safe Haven Dolar Amerika Serikat mengalami pelemahan tipis pada perdagangan Senin setelah sentimen pasar global membaik seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko mengurangi kebutuhan terhadap aset safe haven, termasuk dolar AS. Indeks dolar AS (DXY) tercatat melemah sekitar 0,1 persen dan bertahan di sekitar level psikologis 100,00 pada sesi perdagangan Amerika Serikat, mengakhiri sebagian momentum penguatan yang terbentuk sepanjang pekan sebelumnya. Pelemahan ini terjadi setelah dolar mencatat kinerja mingguan terbaik sejak pertengahan Maret. Lonjakan tersebut sebelumnya didorong oleh laporan Nonfarm Payrolls Amerika Serikat yang jauh lebih kuat dari perkiraan pasar. Data ketenagakerjaan yang solid memicu perubahan ekspektasi investor terhadap arah kebijakan Federal Reserve, dengan meningkatnya spekulasi bahwa bank sentral AS dapat ...
Harga Minyak Stabil di Tengah Ketidakpastian Timur Tengah, Optimisme Kesepakatan Iran Tertahan Konflik Lebanon Harga minyak dunia bergerak relatif stabil pada perdagangan Jumat, 5 Juni, setelah sebelumnya mencatat penurunan harian pertama dalam sepekan. Pasar energi global berada dalam posisi menunggu dan mengamati perkembangan terbaru dari Timur Tengah, di mana optimisme terhadap proses perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran berbenturan dengan ketidakpastian yang masih menyelimuti situasi Israel dan Lebanon. Kondisi ini membuat investor kesulitan menentukan arah yang lebih jelas untuk harga minyak dalam jangka pendek. Minyak mentah Brent diperdagangkan di sekitar level 95 dolar AS per barel setelah terkoreksi 2,8% pada sesi sebelumnya. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bergerak sedikit di bawah level 93 dolar AS per barel. Stabilnya harga mencerminkan keseimbangan antara harapan terhadap berkurangnya risiko geopolitik dan kekhawatiran bahwa konflik di...