Dolar AS Tetap Perkasa di Tengah Keraguan De-eskalasi Iran, Pasar Forex Diliputi Ketidakpastian Pasar valuta asing global menunjukkan dinamika yang cepat dan penuh tekanan seiring perubahan sentimen geopolitik yang tajam. Pada perdagangan Rabu, optimisme awal terkait potensi pembicaraan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran sempat meredakan ketegangan. Namun, sentimen tersebut dengan cepat memudar setelah Iran mengisyaratkan keengganannya untuk terlibat lebih jauh dengan AS, menegaskan rapuhnya jalur diplomasi dan menjaga pasar tetap dalam kondisi waspada. Indeks dolar AS atau US Dollar Index (DXY) bertahan di dekat level psikologis 100 dan terakhir diperdagangkan di kisaran 99,50. Kekuatan dolar didorong oleh kombinasi permintaan sebagai aset safe haven serta perbedaan suku bunga yang masih menguntungkan Amerika Serikat. Di tengah meningkatnya ketidakpastian global, investor cenderung mencari perlindungan pada dolar, terutama ketika selera risiko mulai melemah. Di kawasan E...
Harga Emas Tertahan di Kisaran US$5.200, Pasar Menunggu Data Inflasi AS yang Krusial Pergerakan harga emas global pada perdagangan Asia hari Rabu menunjukkan kecenderungan stabil setelah sebelumnya mengalami volatilitas akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Logam mulia ini diperdagangkan dalam kisaran sempit antara US$5.190 hingga mendekati US$5.200 per troy ounce. Stabilitas harga tersebut mencerminkan sikap hati-hati para pelaku pasar yang mulai mengalihkan fokus dari konflik geopolitik menuju data ekonomi penting Amerika Serikat, khususnya laporan inflasi terbaru. Ketegangan geopolitik yang sebelumnya memicu lonjakan harga emas mulai sedikit mereda setelah muncul sinyal bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi tidak berkembang menjadi eskalasi yang lebih luas. Pernyataan dari Presiden AS, Donald Trump , yang menyebutkan bahwa operasi militer Amerika di Iran kemungkinan akan segera berakhir, memberikan sentimen yang cukup menenangkan bagi pasar global. Meski...