Imbal Hasil Obligasi AS Naik Lagi, Yen Jepang Kembali Tertekan dan USD/JPY Mendekati Level 160 Nilai tukar yen Jepang kembali melemah terhadap dolar AS setelah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat memberikan dukungan baru terhadap greenback. Pasangan mata uang USD/JPY mengakhiri perdagangan Kamis (20 Agustus) dengan menguat sekitar 0,6% ke level 159,12. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap yen kembali meningkat setelah sebelumnya sempat mendapatkan dukungan dari pelemahan imbal hasil Treasury AS. Kenaikan USD/JPY terjadi ketika investor kembali menjual obligasi pemerintah AS sehingga mendorong imbal hasil Treasury lebih tinggi. Kondisi tersebut meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar dibandingkan aset yen, terutama karena selisih imbal hasil antara Amerika Serikat dan Jepang masih relatif lebar. Pergerakan pasar juga menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah AS untuk memperluas program pembelian kembali obligasi jangka panjang belum m...
Harga Emas Anjlok, Yield Obligasi dan Lonjakan Harga Minyak Tekan XAU/USD Harga emas dunia mengalami tekanan kuat pada perdagangan Selasa, 18 Agustus, setelah lonjakan imbal hasil obligasi global dan kenaikan harga energi kembali mengurangi daya tarik logam mulia. Harga emas spot turun sekitar 1,1% menjadi US$4.364,90 per troy ounce , sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup melemah 1,2% ke US$4.420,60 per troy ounce. Penurunan tersebut menunjukkan bahwa emas kembali menghadapi tekanan dari faktor makroekonomi. Kenaikan yield obligasi jangka panjang di Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman membuat aset berbunga menjadi semakin menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan pendapatan bunga. Di saat yang sama, kenaikan harga minyak dunia memperbesar kekhawatiran terhadap inflasi. Kebuntuan diplomasi AS-Iran, sikap militer Iran yang semakin agresif, serta keputusan Teheran mempertahankan penutupan Selat Hormuz meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global...