Bitcoin Dekati Puncak Agustus, Level US$82.000 Jadi Penentu Arah Berikutnya Harga Bitcoin kembali melonjak tajam pada perdagangan Kamis (3/9), memperkuat pemulihan setelah sebelumnya mengalami tekanan hingga berada di bawah US$77.000. Bitcoin menguat sekitar 5% ke kisaran US$81.300 , sekaligus mendekati kembali level tertinggi Agustus di sekitar US$82.000 . Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa minat investor terhadap aset berisiko mulai pulih. Pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil Treasury menjadi katalis utama yang mendorong aliran dana kembali ke aset berisiko, termasuk cryptocurrency. Sentimen tersebut semakin kuat setelah sejumlah data ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda perlambatan pasar tenaga kerja. Pelemahan Pasar Tenaga Kerja AS Dukung Bitcoin Salah satu faktor yang menopang reli Bitcoin adalah meningkatnya kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi Amerika Serikat. Data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum. Data ADP yan...
GDP Australia Beri Kejutan, Pertumbuhan Kuartal II 2026 Lampaui Ekspektasi Pasar Ekonomi Australia memberikan kejutan positif pada kuartal II 2026 setelah produk domestik bruto (GDP) tumbuh lebih kuat dari perkiraan pasar. Data terbaru menunjukkan GDP Australia meningkat 0,4% secara kuartalan, membaik dari pertumbuhan 0,3% pada kuartal sebelumnya dan melampaui konsensus pasar sebesar 0,3%. Kinerja tersebut menjadi sinyal bahwa perekonomian Australia masih memiliki daya tahan meskipun menghadapi tekanan suku bunga dan perlambatan ekonomi global. Pertumbuhan yang lebih baik dari perkiraan juga berpotensi memengaruhi arah kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA), terutama terkait ruang untuk melakukan pelonggaran moneter lebih lanjut. Secara tahunan, ekonomi Australia tumbuh 2,1% pada kuartal II 2026. Angka ini memang melambat dibandingkan pertumbuhan 2,5% pada kuartal I dan menjadi pertumbuhan tahunan terendah dalam tiga kuartal. Namun, realisasi tersebut tetap lebih tinggi dari konsens...