Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah Sejak Maret, Harapan Perdamaian AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan Harga minyak dunia kembali mengalami tekanan tajam pada perdagangan Rabu (2 Juli) setelah optimisme terhadap perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran mengurangi kekhawatiran pasar mengenai potensi gangguan pasokan energi dari Timur Tengah. Sentimen positif dari perundingan kedua negara membuat premi risiko geopolitik di pasar minyak menyusut, sehingga mendorong aksi jual pada kontrak minyak mentah. Penurunan harga ini sekaligus membawa minyak Brent dan West Texas Intermediate (WTI) ke level penutupan terendah dalam empat bulan terakhir. Selain perkembangan geopolitik, pasar juga mulai mempertimbangkan kemungkinan bertambahnya pasokan dari negara-negara produsen minyak OPEC+, yang diperkirakan akan kembali meningkatkan target produksi pada pertemuan mendatang. Brent dan WTI Ditutup di Level Terendah dalam Empat Bulan Minyak mentah Brent turun sebesar US$1,...
Harga Emas Turun, Level US$4.000 per Troy Ounce Menjadi Benteng Kuat Investor Harga emas dunia kembali melemah pada perdagangan Senin (29 Juni) setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan untuk menghentikan aksi saling serang. Membaiknya prospek geopolitik di Timur Tengah mendorong sebagian investor mengurangi kepemilikan aset safe haven, sehingga memberikan tekanan terhadap harga logam mulia. Meskipun mengalami penurunan cukup tajam, harga emas tetap mampu bertahan di atas level psikologis US$4.000 per troy ounce . Kemampuan mempertahankan area tersebut menunjukkan bahwa minat beli masih cukup kuat dan menjadikan level tersebut sebagai zona dukungan (support) penting bagi pergerakan emas dalam jangka pendek. Kesepakatan AS-Iran Meredakan Permintaan Safe Haven Tekanan terhadap harga emas muncul setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati penghentian serangan sebagai langkah awal untuk meredakan konflik yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Kesepakatan ...