Harga Emas Tertahan di Kisaran US$5.200, Pasar Menunggu Data Inflasi AS yang Krusial Pergerakan harga emas global pada perdagangan Asia hari Rabu menunjukkan kecenderungan stabil setelah sebelumnya mengalami volatilitas akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Logam mulia ini diperdagangkan dalam kisaran sempit antara US$5.190 hingga mendekati US$5.200 per troy ounce. Stabilitas harga tersebut mencerminkan sikap hati-hati para pelaku pasar yang mulai mengalihkan fokus dari konflik geopolitik menuju data ekonomi penting Amerika Serikat, khususnya laporan inflasi terbaru. Ketegangan geopolitik yang sebelumnya memicu lonjakan harga emas mulai sedikit mereda setelah muncul sinyal bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi tidak berkembang menjadi eskalasi yang lebih luas. Pernyataan dari Presiden AS, Donald Trump , yang menyebutkan bahwa operasi militer Amerika di Iran kemungkinan akan segera berakhir, memberikan sentimen yang cukup menenangkan bagi pasar global. Meski...