Langsung ke konten utama

Jokowi Bakal Resmikan Pabrik Baja 'Raksasa' di Cilegon

 Jokowi bertolak menuju Provinsi Banten dalam rangka kunjungan kerja (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Semarang, PT KP Press - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Provinsi Banten dalam rangka kunjungan kerja pada Selasa (21/9/2021).

Melalui Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor, kepala negara bersama rombongan lepas landas menuju Kota Cilegon, dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU, sekira pukul 08.15 WIB.

Setibanya di Kota Cilegon, Jokowi akan langsung menuju PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Di sana, Jokowi akan meninjau sekaligus meresmikan Hot Strip Mill #2 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, seperti dikutip melalui keterangan resmi Sekretariat Presiden, Selasa (21/9/2021).


Selain peresmian tersebut, Jokowi juga dijadwalkan untuk meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar di sejumlah lokasi di Provinsi Banten. Salah satunya adalah kegiatan vaksinasi bagi para pelajar di SMA Negeri 4 Kota Serang.

Jokowi bertolak menuju Provinsi Banten dalam rangka kunjungan kerja (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)Foto: Jokowi bertolak menuju Provinsi Banten dalam rangka kunjungan kerja (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)
Jokowi bertolak menuju Provinsi Banten dalam rangka kunjungan kerja (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Selanjutnya, Jokowi dan rombongan akan menuju Puskesmas Singandaru, Kota Serang, untuk meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat.

Setelahnya, Jokowi akan melanjutkan perjalanan menuju Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kota Serang, untuk memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Banten.

Kegiatan pengarahan kepada Forkopimda se-Provinsi Banten tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Banten.

Jokowi bersama rombongan akan kembali ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, melalui Helipad Lapangan Boru, Kota Serang untuk kemudian lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja, Kabupaten Bogor, dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Banten adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/news/20210921085124-4-277826/jokowi-bakal-resmikan-pabrik-baja-raksasa-di-cilegon

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Top! Begini Strategi Ekspansi BRMS di Produksi Emas

  Semarang, PT KPF - Anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) gencar melakukan ekspansi pengeboran dan pembangunan pabrik demi mencapai target pengolahan 8.500 ton bijih emas per hari. Direktur & Investor Relations BRMS Herwin Hidayat mengatakan setidaknya ada 3 rencana ekspansi perusahaan yang telah dimulai pada tahun lalu. Ekspansi ini dilakukan melalui anak usaha perseroan, yakni PT Citra Palu Minerals. Rencana ekspansi pertama adalah pengeboran 4 prospek emas di Poboya, Palu Selawesi Tengah yang dimulai pada Kuartal II-2021. "Hasilnya segera kita umumkan, yakni pada tahap pertama di November 2021. Targetnya diharapkan kita dapat menemukan tambahan cadangan bijih emas sekitar 5 juta ton dalam bentuk cadangan maupun sumber daya," ujar Herwin dalam sebuah diskusi belum lama ini. Rencana ekspansi selanjutnya adalah adalah pembangunan pabrik pengolahan II dengan kapasitas 4.000 ton perhari. Konstruksi pabrik ini diharapk...

Bank Mayora Tidak Besar, Tapi Harta Bosnya Triliunan!

  Semarang, PT KP PRess - Pendiri emiten konsumer, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), Jogi Hendra Atmadja, berencana melepas mayoritas kepemilikan sahamnya di PT Bank Mayora kepada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Rencana akuisisi ini sehaluan dengan rencana bank pelat merah tersebut masuk ke gelanggang bank digital. BBNI berencana mengakuisisi sebanyak 63,92% saham Bank Mayora melalui penerbitan saham baru sebanyak 1,02 miliar saham ditambah dengan pengambialihan sebanyak 169,07 juta saham milik IFC. Setelah transaksi tersebut, BBNI akan menggenggam kepemilikan 63,92% saham Bank Mayora dan PT Mayora Inti Utama akan menguasai 36,08% saham. "Tujuan akuisisi Bank Mayora untuk memperkuat transaksi digital," ungkap manajemen BBNI, dalam prospektusnya, dikutip Senin (24/1/2022). Lantas, seperti apa kekayaan pendiri Mayora ini? Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Bank Mayora, Jogi Hendra Atmadja tercatat menguasai sebanyak 70% saham di Bank Mayora. Sisanya...

Kabar Baik! Saham Bank 'The Big Four' Ngegas, Diborong Asing

  Semarang, PT Kontak Perkasa -  Sebanyak empat saham emiten bank BUKU IV (bank dengan modal inti lebih dari Rp 30 triliun) dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar kompak melonjak ke zona hijau pada awal perdagangan pagi ini, Senin (31/5/2021). Penguatan ini terjadi seiring investor asing cenderung melakukan aksi beli bersih (net buy) ke keempat saham tersebut. Berikut gerak empat saham bank gede, pukul 09.06 WIB. Bank Rakyat Indonesia (BBRI), saham +1,97%, ke Rp 4.150, net buy Rp 55,44 M Bank Negara Indonesia (BBNI), +1,44%, ke Rp 5.275, net buy Rp 5,93 M Bank Mandiri (BMRI), +1,29%, ke Rp 5.875, net buy Rp 5,36 M Bank Central Asia (BBCA), +0,32%, ke Rp 31.800, net sell Rp 6,41 M. Berdasarkan data di atas, trio saham bank pelat merah, BBRI, BBNI dan BMRI menduduki posisi pertama sampai ketiga. Adapun saham bank dengan market cap terbesar di bursa, BBCA, menduduki posisi keempat. Keempat saham di atas melanjutkan kenaikan pada Jumat (28/5) ...