Langsung ke konten utama

Rekor! Pahlawan Super Asia Shang-Chi Raup Rp1 T di Box Office

Marvel, Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings 

Semarang, PT Kontak Perkasa Futures - Film "Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings" dari Disney mendapat respons baik dari bioskop di Amerika. Bahkan film ini memecahkan rekor box office sepanjang pekan Hari Buruh yang tengah dirayakan Amerika Serikat (AS).

Film yang menampilkan pahlawan super Asia pertama Marvel itu mengantongi U $ 71,4 juta atau sekitar Rp 1 triliun lebih pada hari-hari pembukaannya. Tayang perdana 3 September dengan screening spesial satu hari sebelumnya,pendapatan itu diperoleh dari Jumat-Minggu.

Ini merupakan rekor baru kala AS tengah merayakan hari pekerja itu sejak 2007. Pendapatan "Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings" diperkirakan masih akan meroket menjadi US$ 12,1 juta pada Senin (6/9/2021).

"Ini adalah pembukaan yang fantastis di akhir pekan Hari Buruh yang biasanya sepi.Angka tiga hari ini adalah pemecah rekor ... akhir yang positif untuk musim panas ... menandai akhir pekan yang sensasional untuk industri ini," kata David A. Gross dari Franchise Entertainment Research seperti dikutip AFP.

Namun, film ini masih di bawah pendapatan Black Widow yang saat itu ditayangkan berbarengan di bioskop dan Disney+. Pendapat Black Widow dari bioskop dan Disney+ apabila diakumulasi mencapai USD 140 juta di pekan pertama penayangannya.

"Shang-Chi and The Legends of the Ten Rings" diperankan oleh aktor Simu Liu sebagai Shang-Chi. Ia beradu akting dengan aktor Asia kawakan Tony Leung sebagai Wenwu atau The Mandarin.

Mandarin adalah supervillain di MCU fase 4. Kemunculannya sudah diramalkan sejak awal MCU dimulai.

Sementara itu, film slasher Universal "Candyman" kini terpaksa harus menduduki posisi kedua film terlaris pekan kemarin. Film itu sendiri dibintangi oleh Yahya Abdul-Mateen II.

Di tempat ketiga dalah "Free Guy" dari 20th Century. Komedi sci-fi dibintangi Ryan Reynolds sebagai teller bank biasa yang menemukan dirinya di dalam sebuah video game.

Kemudian, film animasi dari Paramount "PAW Patrol: The Movie" berada di urutan keempat. Di urutan kelima ada film petualangan keluarga Disney "Jungle Cruise.

Sumber ; https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20210906075035-33-273834/rekor-pahlawan-super-asia-shang-chi-raup-rp1-t-di-box-office

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Top! Begini Strategi Ekspansi BRMS di Produksi Emas

  Semarang, PT KPF - Anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) gencar melakukan ekspansi pengeboran dan pembangunan pabrik demi mencapai target pengolahan 8.500 ton bijih emas per hari. Direktur & Investor Relations BRMS Herwin Hidayat mengatakan setidaknya ada 3 rencana ekspansi perusahaan yang telah dimulai pada tahun lalu. Ekspansi ini dilakukan melalui anak usaha perseroan, yakni PT Citra Palu Minerals. Rencana ekspansi pertama adalah pengeboran 4 prospek emas di Poboya, Palu Selawesi Tengah yang dimulai pada Kuartal II-2021. "Hasilnya segera kita umumkan, yakni pada tahap pertama di November 2021. Targetnya diharapkan kita dapat menemukan tambahan cadangan bijih emas sekitar 5 juta ton dalam bentuk cadangan maupun sumber daya," ujar Herwin dalam sebuah diskusi belum lama ini. Rencana ekspansi selanjutnya adalah adalah pembangunan pabrik pengolahan II dengan kapasitas 4.000 ton perhari. Konstruksi pabrik ini diharapk...

Bank Mayora Tidak Besar, Tapi Harta Bosnya Triliunan!

  Semarang, PT KP PRess - Pendiri emiten konsumer, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), Jogi Hendra Atmadja, berencana melepas mayoritas kepemilikan sahamnya di PT Bank Mayora kepada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Rencana akuisisi ini sehaluan dengan rencana bank pelat merah tersebut masuk ke gelanggang bank digital. BBNI berencana mengakuisisi sebanyak 63,92% saham Bank Mayora melalui penerbitan saham baru sebanyak 1,02 miliar saham ditambah dengan pengambialihan sebanyak 169,07 juta saham milik IFC. Setelah transaksi tersebut, BBNI akan menggenggam kepemilikan 63,92% saham Bank Mayora dan PT Mayora Inti Utama akan menguasai 36,08% saham. "Tujuan akuisisi Bank Mayora untuk memperkuat transaksi digital," ungkap manajemen BBNI, dalam prospektusnya, dikutip Senin (24/1/2022). Lantas, seperti apa kekayaan pendiri Mayora ini? Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Bank Mayora, Jogi Hendra Atmadja tercatat menguasai sebanyak 70% saham di Bank Mayora. Sisanya...

Kabar Baik! Saham Bank 'The Big Four' Ngegas, Diborong Asing

  Semarang, PT Kontak Perkasa -  Sebanyak empat saham emiten bank BUKU IV (bank dengan modal inti lebih dari Rp 30 triliun) dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar kompak melonjak ke zona hijau pada awal perdagangan pagi ini, Senin (31/5/2021). Penguatan ini terjadi seiring investor asing cenderung melakukan aksi beli bersih (net buy) ke keempat saham tersebut. Berikut gerak empat saham bank gede, pukul 09.06 WIB. Bank Rakyat Indonesia (BBRI), saham +1,97%, ke Rp 4.150, net buy Rp 55,44 M Bank Negara Indonesia (BBNI), +1,44%, ke Rp 5.275, net buy Rp 5,93 M Bank Mandiri (BMRI), +1,29%, ke Rp 5.875, net buy Rp 5,36 M Bank Central Asia (BBCA), +0,32%, ke Rp 31.800, net sell Rp 6,41 M. Berdasarkan data di atas, trio saham bank pelat merah, BBRI, BBNI dan BMRI menduduki posisi pertama sampai ketiga. Adapun saham bank dengan market cap terbesar di bursa, BBCA, menduduki posisi keempat. Keempat saham di atas melanjutkan kenaikan pada Jumat (28/5) ...