Langsung ke konten utama

Jokowi Beri Subsidi Minyak Goreng, Harga Sawit Melejit!

 Ilustrasi Kelapa Sawit (CNBC Indonesia/Rivi Satrianegara)

Semarang, PT KP Press - Harga komoditas minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) kembali naik pada perdagangan hari ini, Rabu (19/1/2022), setelah bursa Malaysia tutup memperingati Hari Thaipusam.

Pada pukul 09:55 WIB, harga CPO di Bursa Malaysia berada di MYR 5.176/ton. Naik 2,88% dari perdagangan hari sebelumnya.

Tren positif harga CPO telah diperkirakan oleh Analis Teknikal Reuters Wang Tao. Menurutnya, harga CPO bisa naik ke arah MYR 5.106/ton.

Namun setelah itu harga CPO diperkirakan akan bergerak turun setelah memenuhi target. Jika harga CPO menembus harga MYR 4.982/ton, maka pergerakan akan terus turun ke kisaran MYR 4.864-4.923/ton.

Melihat grafik harian, harga CPO akan menguji titik resistance MYR 5.170/ton naik 261,8% dari titik terbawah MYR 1.939/ton. Penurunan harga kemarin lebih disebabkan peralihan kontrak yang dapat berlangsung beberapa minggu sehingga berisiko membuat harga terkoreksi hingga ke MYR 4.755/ton.

CPO 19 JanSumber: Reuters

Dari sisi fundamental, ekspor minyak sawit Malaysia 1-15 Januari turun 42,2% menjadi 456.274 ton dari 789.549 ton menurut perusahaan surveyor kargo Societe Generale de Surveillance. Di sisi lain, pemerintah Indonesia telah membuat kebijakan untuk ekspor dan impor minyak sawit, di tengah upaya untuk menstabilkan harga minyak goreng yang melonjak tajam.

Pemerintah Indonesia berupaya untuk menurunkan sebanyak 40% dari harga minyak goreng dalam negeri yang naik dari tahun sebelumnya. Muhammad Lutfi, Menteri Perdagangan, mengatakan pemerintah tidak melarang produsen minyak sawit untuk mengekspor, tapi, harus mendapatkan izin ekspor. Tujuannya, agar pemerintah mempunyai data berapa persen minyak sawit yang di ekspor dan impor, guna mengukur pasokan domestik. 

Kebijakan tersebut akan diberlakukan selama 6 bulan, berlaku mulai 24 Januari. Produsen yang ingin mengekspor minyak sawit harus mendapatkan ijin dari Kementrian Perdagangan. Indrasari Wisnu Wardhana, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri mengatakan bahwa produsen yang tidak melapor, tidak akan diberikan ijin surat ekspor.

Pemerintah akan memberikan subsidi sebanyak Rp 7,6 triliun untuk 250 juta liter minyak goreng setiap bulan selama enam bulan untuk mempertahankan harga minyak goreng dalam negeri. Nilai subsidi tersebut dua kali lipat dari subsidi pada 5 Januari lalu, yang hanya Rp 3,6 triliun.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/market/20220119104343-17-308602/jokowi-beri-subsidi-minyak-goreng-harga-sawit-melejit

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Top! Begini Strategi Ekspansi BRMS di Produksi Emas

  Semarang, PT KPF - Anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) gencar melakukan ekspansi pengeboran dan pembangunan pabrik demi mencapai target pengolahan 8.500 ton bijih emas per hari. Direktur & Investor Relations BRMS Herwin Hidayat mengatakan setidaknya ada 3 rencana ekspansi perusahaan yang telah dimulai pada tahun lalu. Ekspansi ini dilakukan melalui anak usaha perseroan, yakni PT Citra Palu Minerals. Rencana ekspansi pertama adalah pengeboran 4 prospek emas di Poboya, Palu Selawesi Tengah yang dimulai pada Kuartal II-2021. "Hasilnya segera kita umumkan, yakni pada tahap pertama di November 2021. Targetnya diharapkan kita dapat menemukan tambahan cadangan bijih emas sekitar 5 juta ton dalam bentuk cadangan maupun sumber daya," ujar Herwin dalam sebuah diskusi belum lama ini. Rencana ekspansi selanjutnya adalah adalah pembangunan pabrik pengolahan II dengan kapasitas 4.000 ton perhari. Konstruksi pabrik ini diharapk...

Cek! Biar Ngerti, Ini 10 Parameter Pemilihan Baterai Listrik

  Indonesia memasuki era baru industri baterai listrik. Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mengumumkan pembentuk Indonesia Battery Corporation (IBC), induk usaha yang dibentuk untuk mengelola industri baterai terintegrasi dari hulu sampai ke hilir di Tanah Air. Apakah Indonesia terlambat? Pasalnya sudah 200 tahun terakhir sudah terjadi perkembangan signifikan baik dari segi riset pengembangan hingga penggunaan baterai untuk keperluan sehari-hari. Pemilihan baterai yang tepat tentu menjadi keputusan yang harus diperhatikan dengan teliti dan didasari oleh anslisis yang dalam dan menyuluruh. Pemilihan bateri tentu saja dipengaruhi oleh berbagai batasan, dari harga material hingga keamanan rantai pasokan. Berikut ini 10 parameter utama yang perlu diperhatikan dalam pemilihan baterai: 1. Spesific Energy Spesific energy adalah total muatan energi yang dapat disimpan di dalam baterai. Semakin banyak energi yang mampu disimpan, tentu ...

Kabar Baik! Saham Bank 'The Big Four' Ngegas, Diborong Asing

  Semarang, PT Kontak Perkasa -  Sebanyak empat saham emiten bank BUKU IV (bank dengan modal inti lebih dari Rp 30 triliun) dengan nilai kapitalisasi pasar (market cap) terbesar kompak melonjak ke zona hijau pada awal perdagangan pagi ini, Senin (31/5/2021). Penguatan ini terjadi seiring investor asing cenderung melakukan aksi beli bersih (net buy) ke keempat saham tersebut. Berikut gerak empat saham bank gede, pukul 09.06 WIB. Bank Rakyat Indonesia (BBRI), saham +1,97%, ke Rp 4.150, net buy Rp 55,44 M Bank Negara Indonesia (BBNI), +1,44%, ke Rp 5.275, net buy Rp 5,93 M Bank Mandiri (BMRI), +1,29%, ke Rp 5.875, net buy Rp 5,36 M Bank Central Asia (BBCA), +0,32%, ke Rp 31.800, net sell Rp 6,41 M. Berdasarkan data di atas, trio saham bank pelat merah, BBRI, BBNI dan BMRI menduduki posisi pertama sampai ketiga. Adapun saham bank dengan market cap terbesar di bursa, BBCA, menduduki posisi keempat. Keempat saham di atas melanjutkan kenaikan pada Jumat (28/5) ...