Bursa Eropa Menguat di Akhir Sesi, Saham Minyak dan Gas Melemah Seiring Turunnya Harga Minyak
Pasar saham Eropa ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin, menguat stabil sepanjang sesi sore meski sempat mengalami fluktuasi tipis di awal perdagangan. Investor mencerna perkembangan terbaru situasi geopolitik di Timur Tengah yang tampak mereda, memberikan sedikit ruang bagi pasar untuk pulih setelah pekan penuh ketegangan.
Indeks Stoxx 600 pan-Eropa berakhir menguat 0,47% secara provisional. Kenaikan dipimpin oleh sektor media yang naik 1,6% serta sektor konstruksi yang melesat 2%, menunjukkan rotasi sektor yang cukup kuat ketika risiko geopolitik mulai mereda. Sebaliknya, saham minyak dan gas terkoreksi 1,4% setelah mengikuti pergerakan harga minyak yang anjlok lebih dari 6% di pasar global.
Penurunan harga minyak dipicu oleh meredanya kekhawatiran terhadap eskalasi konflik Timur Tengah. Serangan udara Israel terhadap Iran pada akhir pekan dilaporkan tidak menyasar fasilitas minyak maupun nuklir seperti yang dikhawatirkan sebelumnya. Para analis Citi menilai peluang konflik berkembang hingga mengganggu pasokan minyak global tetap rendah, sehingga tekanan pada harga minyak lebih bersifat reaksional daripada struktural.
Sementara itu, bursa saham AS dibuka menguat, dengan para investor menantikan rangkaian laporan pendapatan dari raksasa teknologi yang diperkirakan menjadi pendorong utama reli Nasdaq Composite ke level tertinggi baru. Ekspektasi terhadap kinerja solid sektor teknologi tetap menjadi fondasi sentimen positif di Wall Street, meski ketidakpastian makroekonomi global masih menciptakan volatilitas jangka pendek.
Di kawasan Asia-Pasifik, pasar Jepang membukukan kenaikan pada hari Senin. Indeks acuan Nikkei 225 dan Topix menguat, ditopang oleh pelemahan yen yang meningkatkan prospek pendapatan eksportir. Meskipun demikian, kondisi politik masih menjadi pusat perhatian setelah Partai Demokrat Liberal (LDP) kehilangan mayoritas di parlemen, memicu ketidakpastian mengenai arah kebijakan ekonomi Jepang ke depan. Kombinasi antara yen yang lemah dan ekspektasi perubahan kebijakan mendorong investor untuk kembali memburu saham-saham unggulan Jepang.
Secara keseluruhan, sesi perdagangan Senin memperlihatkan pemulihan hati-hati di pasar Eropa, dengan investor menyeimbangkan antara meredanya risiko geopolitik dan faktor makro lain yang terus berubah. Fokus kini tertuju pada laporan keuangan perusahaan besar serta perkembangan pasar energi yang dapat menentukan arah sentimen global dalam beberapa hari mendatang.
Source: CNBC
Komentar
Posting Komentar